Pontianak – Pertamina mengumumkan akan menambah 233 ribu tabung gas LPG 3 Kg di Kalimantan Barat guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat, terutama di daerah-daerah yang mengalami kesulitan distribusi. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung pemerintah dalam menjaga kestabilan pasokan energi di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan penambahan pasokan ini, diharapkan masyarakat Kalimantan Barat tidak lagi mengalami kelangkaan gas LPG yang sempat terjadi beberapa waktu lalu, serta dapat menikmati pasokan yang lebih terjangkau dan stabil.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Usmandy, memberikan apresiasi kepada PT Pertamina (Persero) yang telah menambah pasokan 233 ribu tabung gas LPG 3 Kg untuk wilayah Kalimantan Barat. Langkah ini diharapkan dapat mengatasi kelangkaan gas yang sering terjadi di beberapa daerah di provinsi tersebut.
Usmandy menjelaskan bahwa penambahan pasokan LPG tersebut merupakan langkah penting dalam memastikan kebutuhan masyarakat akan gas subsidi ini dapat terpenuhi, terutama bagi rumah tangga yang sangat bergantung pada LPG 3 Kg untuk keperluan sehari-hari. Menurutnya, hal ini akan membantu menstabilkan harga dan ketersediaan barang di pasar.
“Langkah Pertamina menambah 233 ribu tabung gas LPG 3 Kg ini merupakan sebuah kebijakan yang tepat, yang dapat mengurangi ketimpangan distribusi dan mengurangi beban masyarakat. Kami sangat mengapresiasi upaya tersebut, dan berharap pasokan ini bisa terus terjaga agar tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas LPG,” ujar Usmandy.
Sebagai anggota legislatif, Usmandy juga mendorong agar pihak terkait terus memantau distribusi gas LPG di lapangan agar tidak ada penyalahgunaan atau penimbunan yang merugikan konsumen. Selain itu, ia juga berharap agar Pertamina dapat terus berinovasi dalam meningkatkan layanan distribusi energi agar lebih merata di seluruh pelosok Kalimantan Barat.



